“Besok (hari ini—red), kita kembali mendatangkan nara sumber yakni Dr
Yuliana, yang bakal membahas bagaimana menjadi orangtua yang cerdas guna
mewujudkan anak berkualitas,” jelas Imla, didampingi Wakil Kepala
Sekolah, Vivit Risnawati. Melalui dialog dan materi dari pihak berkompeten dimaksud, menurut Imla,
diharapkan orangtua kian memahami tentang penting dan signifikannya
pendidikan akan usia dini. Sebelumnya, juga telah dilakukan kegiatan keluar berupa
out bond naik kereta api dari Padang ke Pantai Gandoriah, Pariaman. Di
Pariaman pun diadakan dialog dengan orangtua, bahkan adapula permainan
berkreativitas dengan plastisin yang dilakukan orangtua bersama
anak-anak. Disebutkan, sejumlah kegiatan perenting lainnya yang bakal dilaksanakan,
di antaranya berupa parent’s day class, di mana keterlibatan orangtua
mengajar di kelas anak mereka masing-masing. Lalu ada lagi, pembahasan
seputar IQ, kunjungan lapangan dan membahas perkembangan kesehatan anak. “Intinya, melalui kegiatan parenting ini, semoga terjalin kerjasama yang
harmonis antara orangtua dengan pendidik, guna meningkatkan mutu
pembelajaran di lembaga PAUD itu sendiri,” jelas Imla Wifra. Seperti diketahui, PAUD Citra Al Madina yang beralamat di Jl. Purus I
itu, selain Taman Kanak-kanak (TK), juga menyelenggarakan TPA dan Play
Group.
PAUD UNGGULAN SUMATERA BARAT ..... a different touch to be smart Alamat : Jl. Purus I No. 8A Padang Barat Kota Padang
Jumat, 19 Oktober 2012
KEGIATAN PARENTING DI PAUD CITRA AL MADINA : Berdayakan Orangtua, Dukung Pembelajaran
Murid PAUD Citra Al Madina Outing ke Batalyon 133
PADANG – Guna mendekatkan berbagai hal menarik yang bernilai
edukatif di luar kelas, puluhan murid Taman Kanak-kanak (TK) Citra Al
Madina, Padang, melakukan kunjungan lapangan (outing) ke Batalyon
Infantri 133/Yudha Sakti, baru-baru ini. “Ini merupakan satu cara mengenal lebih dekat profesi dan tugas
seseorang atau lembaga, yang disinkronkan dalam pembelajaran tema
pekerjaan,” kata Kepala TK Citra Al Madina, Imla Wifra, kepada
Singgalang, Minggu (10/6). Menurutnya, Batalyon yang terletak di Air Tawar itu, jelas dihuni para
tentara, sebagai abdi negara. Makanya, kata Imla didampingi Wakil Kepala
Vivit Risnawati, tak salah jika anak-anak sejak dini dikenalkan sosok
tentara tersebut, yang juga bagian dari salah satu profesi pekerjaan
yang diajarkan kepada anak-anak.
Sosok tentara yang selama ini dikenal “garang”, ternyata hal itu termentahkan saat anak-anak disambut dengan santun oleh aparat militer berbaju loreng itu. “Kita jelaskan pada anak-anak, bahwa tentara itu bukan untuk ditakuti. Tentara adalah sosok yang membela negara, mengayomi rakyat,” jelas Imla. Alhasil, komunikasi yang dijalin saat anak-anak ke sana yang didampingi sejumlah aparat itu, dinilai cukup positif. Apalagi, murid TK yang terletak di Jl Purus I itu, pun diajak berkeliling-keliling untuk mengetahui berbagai hal.
Sosok tentara yang selama ini dikenal “garang”, ternyata hal itu termentahkan saat anak-anak disambut dengan santun oleh aparat militer berbaju loreng itu. “Kita jelaskan pada anak-anak, bahwa tentara itu bukan untuk ditakuti. Tentara adalah sosok yang membela negara, mengayomi rakyat,” jelas Imla. Alhasil, komunikasi yang dijalin saat anak-anak ke sana yang didampingi sejumlah aparat itu, dinilai cukup positif. Apalagi, murid TK yang terletak di Jl Purus I itu, pun diajak berkeliling-keliling untuk mengetahui berbagai hal.
Langganan:
Komentar (Atom)
